Adaberitanet
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita


Diduga Memberikan Keterangan Fitnah & Mencemarkan Nama Baik, Seorang Advokat Dilaporkan

0 1934

Palembang, (ABN) - Merasa tidak terima Kuasa hukum dari Efallah Mitra Agustina Novitasarie SH. MH & Rahmad Hartoyo SH. MH, mendatangi SPKT Polda Sumsel, hari selasa (8/10/2019) pukul 13 : 00 wib, lantaran oknum advokat diduga memberikan keterangan Fitnah & mencemarkan nama baik.

Menurut dari Kuasa hukum dari efallah mitra saya Agustina Novitasarie S.H.,MH dan Rahmad Hartoyo SH.MH, mengatakan, bahwa untuk dan atas nama klien kami telah melaporkan Saudara Rumsi seorang Advokat yg mana telah diduga melakukan fitnah dan pencemaran nama baik klien kami pada saat Sdr. Rumsi memberi keterangan di media Online yaitu media Palpos Baturaja pada tangal 2 oktober 2019.

" Saat itu Yang mana saudara Rumsi mengatakan bahwa klien kami telah melakukan penipuan dan pengelapan jemaah haji, intinya keterangan Sdr. Rumsi mengatakan bahwa klien nya tertipu 390 jt dan  selama di pesawat di kasih obat tidur dan tak sadarkan diribegitu sadar langsung dikatakan telah selesai melaksanakan ibadah haji, " itu kan keterangan tidak masuk di akal, masak ada orang pingsan berjam2 di pesawat maskapainya tidak tahu dan tidak ada laporan ada cerita seperti itu, bahwa cerita yang sebenarnya adalah kliennya Rumsi yang bernama Cik Uli itu mendaftar haji ditravel umroh milik klien kita efallah mitra untuk keberangkatan haji tahun 2020, formulir pendaftarannya ada  tahu - tahu tahun  2018 kliennya memaksa klien kami minta di berangkatkan dengan alasan kesehatan dan terlalu lama menunggu tahun 2020 dan itu sudah coba diusahakan oleh klien kita untuk di ubah tahun keberangkatan dari 2020 menjadi 2018, tapi ternyata tidak bisa berangkat ditahun 2018 dikarenakan telah terdaftar di tahun 2020, karena tidak bisa berangkat klien pak rumsi itu minta dikembalikan uang yg sudah di setorke sebesar 335 juta dan dikembalikan klien kami  semua uang yang sudah disetorkan, akan tetapi klien Rumsi ini malah minta dilebihi sebesar 30 juta dari jumlah yang sudah disetorkan, dengan alasan telah banyak kerugian telah melakukan sedekah dan lain - lain, karena tidak mau pusing di tambahi klien kami sebanyak 30 juta, jadi total uang yang dibayarkan untuk ganti klien kami sebanyak 365 juta dari 335 juta," ujarnya.

Lanjut, masih kata Novi, dibuatkan perdamaian dan bukti transfer ada serta berita acara serah terima ada, poto - poto kesepakatan saat berdamai juga ada, akan tetapi 9 hari dari klien nya menerima uang pengembalian dana haji, mereka pun buat Laporan atau LP penipuan dan pengelapan.

" Sepanjang laporan polisi ada lagi meminta uang  berdamai 70 juta, saat permintaan uang 70 juta sebagai syarat pencabutan laporan mereka di Polres Baturaja mereka berubah lagi, syarat berdamai yakni mau minta di naik haji plus untuk 2 orang dengan semua biaya harus di tangung klien kami Efallah mitra, yg biaya nya hampir 400 jutaan, karena klien kami merasa di permainkan dan di peras akhirnya kami melaporkan klien Sdr. Rumsi yaitu Cik Uli ke Polres Baturaja dan saat ini laporan kami sedang berjalan, itu fakta dan kita memiliki bukti - bukti atas keterangan kami ini," kata kuasa hukum sambil memperlihatkan bukti - bukti transfer uang dan photo - photo perdamaian antara kliennya dengan pihak Cik Uli dihadapan wartawan pada saat diwawancarai.

Laporan : Abdussalam

Editor : Irawan

Redaksi Adaberitanet.com

.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda Ya Saya Tau Nanti saja