Adaberitanet
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita


Laporan Yang Dibuat Oleh Advokat Agustina Novitasarie. SH. MH, Ditanggapi Serius Oleh DPD KAI

0 2197

Palembang, (ABN) - Laporan yang dibuat oleh advokat Agustina Novitasarie SH. MH di SPKT Polda Sumsel kemarin, Rabu (8/10/2019) dalam dugaan kasus fitnah dan pencemaran nama baik dengan terlapor seorang advokat Rumsi yang juga anggota Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sumsel Rumsi SH.

Maka dengan ini, ditanggapi serius oleh DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) organisasi advokat tempat Rumsi bernaung. DPD KAI Sumsel langsung mengadakan rapat untuk memberikan hak jawab terkait laporan terhadap anggotanya.

Ketua DPD KAI Sumsel Muhammad Aminuddin SH MH mengatakan laporan yang dibuat saudari Agustina Novitasarie merupakan haknya. Namun DPD KAI sangat sesalkan dan sayangkan laporan tersebut karena langkah yang ditempuh saudari Novitasarie terlalu dini.

" Seorang advokat Novi pura pura tidak mengerti atau memang tidak mengerti, kalau apa yang dijalankan Rumsi merupakan tugasnya sebagai advokat yang diberi kuasa oleh kliennya Cik Uli dalam laporan dugaan kasus penipuan dan penggelapan di Polres OKU dan perkaranya masih berjalan," ujarnya usai rapat dikantor sekretariat DPD KAI Sumsel Rabu (9/10/2019) sore.

Diterangkan Amintras, dalam menjalankan tugasnya advokat berdasarkan UU No 18 tahun 2003 tentang advokat pasal 16 ada hak imunitas. Dimana advokat dalam menjalankan tugasnya tidak bisa di tuntut baik secara pidana maupun perdata kecuali advokat tidak mendapat surat kuasa.

" Terkait laporan yang sudah diterima oleh polisi, DPD KAI Sumsel akan memback up Rumsi dengan melakukan pembelaan salah satunya dengan menyurati Kapolda Sumsel dan Ditreskrimum menjelaskan berdasarkan UU advokat tidak bisa dituntut secara pidana maupun perdata," terangnya.

Jadi untuk langkah hukum selanjutnya yang akan ditempuh DPD KAI Sumsel. DPD KAI Sumsel masih menunggu itikad baik dari saudari Novi dengan waktu 24 jam sejak rapat yang digelar DPD KAI Sumsel.

"Jika dalam tempo 24 jam tidak ada itikad baik dari saudari Novi maka DPD KAI Sumsel akan melaporkan Novi pelanggaran kode etik di organisasi advokat yang dinaungi nya serta melapor balik ke Polda Sumsel," tandasnya.

Sementara itu, Rumsi SH mengatakan statmen yang dibuatnya dibeberapa media online yang beredar terkait laporan dugaan pidana penipuan dan penggelapan salah satu Travel haji dan umroh bukanlah rekayasa atau pun mengarang.

" Saya sebagai advokat mendapatkan kuasa dari klien saya bernama Cik Uli berdasarkan UU yang saya sampaikan dibeberapa media online sesuai dengan keterangan yang dialami klien saya jadi saya tidak merekayasa apa yang sampaikan," jelasnya.

Laporan : Abdussalam

Editor : Irawan

Redaksi Adaberitanet.com

.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda Ya Saya Tau Nanti saja