Adaberitanet
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita


Solidaritas FSB NIKEUBA Gelar Aksi di Dinaskertrans Banyuasin

0 610

BANYUASIN, SUMSEL - Telah berlangsung aksi ujuk rasa dari Solidaritas FSB NIKEUBA Palembang dengan korlap Muzakir dan korak Bustam dan jumlah massa 150 orang. kamis (7/11/19).

Massa membawa issue aksi meminta kepada pihak PT. Karya sawit lestari Banyuasin untuk upah gaji karyawan yang tidak lagi di Bayarkan, tidak dibayarkannya Iuran BPJS ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan, kejelasan hubungan karyawan setelah perubahan kepemilikan perusahaan, pembayaran terhadap hak-hak beraninya hubungan kerja selama masa kerja dalam kepemilikan perusahaan yang lama, berhentinya produksi perusahaan, Pelaksanaan terhadap hak-hak normatif, PHK terhadap karyawan kebun.

Terpantau peralatan yang digunakan para pengunjuk rasa, Pengeras suara.Karton.Sepanduk.Bendera organsiasi.Lembar pernyataan sikap.Kendaraan R2 50 unit.Kendaraan R4 10 unit dan 1 unit mobil komando.

Tulisan Sepanduk, Satukan sikap buruh lawan upah murah.FSB Nikeuba palembang, Buruh juga manusia pahlawan bagi keluarganya mengapa mereka harus menderita, Buruh juga warga negara saatnya hidup sejahtera, Tangkap dan penjarakan oknum, oknum pelanggar hukum yang bermuka dua.

 

Adapun tuntutan para massa aksi unjuk rasa yang disampaikan Muzakir dan Bustam :

 

1. Menuntut agar Upah/Gaji karyawan dibayarkan dan pembayarannya dengan besaran sesuai dengan ketentuan UMSP Sumsel, serta menuntut kekurangan pembayaran Upah/Gaji karyawan bulan agustus 2019.

 

2. Menuntut dilunasinya tunggakan iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, sehingga karyawan dapat dilayani dalam program kesehatan apabila memerlukan

3. Menuntut Manajemen Perusahaan yang baru untuk memberikan kejelasan status hubungan kerja karyawan lama dengan pihak perusahaan dalam kepemilikan perusahaan yang baru, terhitung sejak kepemilikan perusahaan tersebut dilakukan perubahan

4. Menuntut operasional perusahaan Segera dilaksanakan

5. Menuntut pemilik perusahaan yang lama ataupun pemilik yang baru ataupun pihak perusahaan secara badan hukum untuk membayar hak-hak berakhirnya hubungan kerja atas masa kerja selama karyawan lama tersebut bekerja di perusahaan pada kepemilikan yang lama

6. Menuntut dilakukannya perundingan terhadap Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang baru, sesuai dengan risalah perundingan yang telah disepakati pada hari Jumat tanggal 8 Februari 2019.

7. Menuntut dilakukan pembayaran uang bonus tahun 2018 bagi karyawan PT. Karya Sawit Lestari (KSL), yang sampai dengan saat ini juga tidak ada kejelasan pelaksanaan pembayarannya.

8. Menuntut pembayaran uang Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan tahun 2019 yang dibayarkan oleh pihak perusahaan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku

9. Menuntut karyawan yang bekerja di perusahaan PT. Karya Sawit Lestari (KSL) yang tidak diikutsertakan pada program BPJS Ketenagakerjaan, maupun BPJS Kesehatan, agar didaftarkan selaku peserta pada program BPJS Ketenagakerjaan, maupun BPJS Kesehatan.

10. Menuntut pelaksanaan Perjanjian Bersama (PB) tanggal 31 Agustus 2018, menyangkut tentang hubungan kerja karyawan berupa pengangkatan karyawan dari PKWT menjadi PKWTT, pendaftaran karyawan dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan, DLL.

11. Menuntut dilakukan penyelesaian terhadap permasalahan PHK karyawan di lokasi kebun, berupa pembayaran terhadap hak-hak berakhirnya hubungan kerja sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan : 

Pada Pukul 09.10 Wib massa berkumpul di depan kantor Disnakertrans kabupaten banyuasin sambil berorasi dan apabila pernyataan ini tidak ditindaklanjuti makan akan melaksanakan demo di Pemkab Banyuasin setiap hari dengan Jumlah massa aku yang lebih Banyak lagi.

Pada Pukul 09.20 Wib para massa pengunjuk rasa ditemui Eliyanto, SE., M.si (Kabit HI dan Jamsostek) menyampikan, ucapan terima kasih kepada massa yang telah malaksanakan aksi ini dengan aman dan tertib untuk masalah ini kami akan segera mungkin menyampaikan aspirasi dari teman-teman kepada kepala dinas Disnakertrans Banyuasin dan akan kami tindak lanjuti dengan memanggil pihak manajemen perusahaan dan dari pihak FSB Nikeuba untuk menyelesaikan masalah ini.

Pada pukul 09.50 massa tiba di depan kantor Bupati Banyuasin sambil berorasi Menyampaikan Pernyataan sikap pada intinya 

Meminta perlindungan hukum buruh terhadap tindakan yang dilakukan PT. KSL dan Meminta kepada Bupati kabupaten banyuasin untuk memanggil langsung pihak manajemen dan direksi perusahaan ke pemerintah Banyuasin dan mudah-mudahan aksi kami ini ditindaklanjuti sehingga penderitaan buruh cepat terselesaikan.

Jikalau permasalahan ini tidak ada tindaklanjutnya maka Kami akan memblokade perusahaan dan kebun di PT. KSL sampai ada kejelasan karena pihak perusahaan tidak berhenti mengambil terus uang di perusahaan dan perkebunan Sedangkan upah gajih kami tidak di bayar.

Pada Pukul 10.30 Wib para massa Aksi Unjuk Rasa ditemui oleh perwakilan pemerintah kabupaten banyuasin Ir. H. Babul Ibrahim, MM (Asisten III Banyuasin) Menyampaikan, Bahwa kami akan tetap patuh pada udang-udang berlaku dan kami akan tetap melindungi hak hukum buruh yang ada di Kabupaten Banyuasin.

Pada Minggu depan tanggal 14 november 2011 hari kamis pemerintah kabupaten banyuasin akan memanggil pihak manajemen PT. KSL meminta kejelasan sekaligus memanggil perwakilan kaum buruh yang terzolimi dan akan difasilitasi oleh dinas Disnakertrans Banyuasin.

Pemerintah Banyuasin menghargai penyampaian aspirasi yang taman-taman sampaikan pada hari ini dan kami sangat respect untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Pemerintah banyuasin akan bertindak tegas pada inspector yang tidak patu pada peraturan yang telah diterapkan oleh pemerintah dan kami akan memperjuangkan hak-hak buruh.

 

Redaksi Adaberitanet.com/Ap

.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda Ya Saya Tau Nanti saja