Adaberitanet
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita


Realisasi BLT, Bansos dan PKH Mulai Dikeluhkan, Emi Sumirta Berencana Bentuk Pansus

0 2295

AdaBerita l BANYUASIN - Saat pemerintah Kabupaten Banyuasin gencar melakukan penanggulangan pandemi Covid-19 serta menyalurkan berbagai bantuan untuk membantu masyarakat, beberapa penerima bantuan BLT – DD justru mengeluhkan kerap kosongnya saldo yang ada di kartu mereka sebagai penerima saat melakukan transaksi di Bank BRI.

“Di Pilip V Taja Indah Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, ada 11 KK yang menerima BLT – DD rekeningnya kosong saat melakukan transaksi di Bank BRI,” Kata Suhendry warga  setempat kepada media ini, Jum’at (22/05).

Menurut Suhendry, informasi yang dia terima terkait masalah tersebut bahwa solusinya Selasa depan baru ada keputusannya. “Katonyo solusinyo selaso depan aru ado keputusannyo,” ujar dia dengan logad bahasa Palembang.

Terkait Peristiwa ini Kadis DPMD Banyuasin Roni Utama saat di confirmasi lewat pesan WhatsApp mengatakan bahwa memang ada laporan seperti itu tapi tidak banyak dan itu mungkin kesalahan teknis dibank.

“Dan dipastikan akan terisi nanti setelah Bank kembali beraktifitas, dan kita harus maklum juga bahwa lebih dari 47.000 rekening dibuat dan diisi hanya dalam waktu 3 minggu, wajar saja kalau ada kesalahan,” kata Roni.

Lain lagi info yang di terima Anggota DPRD Banyuasin Emi Sumirta, bahwa
data BLT – DD banyak Kades yang protes karena nama yang diusulkan berbeda dengan yang keluar ATM nya. Kemudian ada yang belum jadi ATM nya.

Kalau PKH lanjut Emi, parah lagi ada yang sudah 2 tahun nerimo tapi tau nya sekarang. Yang jadi masalah uang nya lah ada yang ngambek.”Yang bersnagkutan merasa dak ngambek. Dan bahkan baru tau sekarang kalo dia nerimo PKH. Apakah satgas bisa menindak lanjuti laporan ini atau kita harus membentuk Pansus,” ujar Emi lewat pesan WhatsApp nya.

adaberitanet.com

editor : Irawan

.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda Ya Saya Tau Nanti saja