Buntut dari Pelanggaran pemilu Oleh Anggota BPD Wira Bangun, Bawaslu Mesuji Bakal Panggil Calon DPRD

img

Buntut dari Pelanggaran pemilu Oleh Anggota BPD Wira Bangun, Bawaslu Mesuji Bakal Panggil Calon DPRD

Mesuji/Lampung, ABN - Pengkajian Bawaslu Mesuji terkait pelanggaran yang dilakukan oleh dua orang BPD desa Wira bangun terus berlanjut dan setelah BPD sebagai terlapor dugaan pelanggaran pidana pemilu dipanggil, Bawaslu dalam waktu dekat bakal memanggil calon DPRD provinsi Lampung dari partai Nasdem yang beberapa waktu lalu melakukan kampanye di desa wirabangun kecamatan Simpang pematang, Mesuji.

Hal itu dikatakan oleh komisioner Bawaslu Mesuji Bambang Wahyudi S Pdi lewat sambungan telepon Senin (28/1/2019)kemaren
Menurut Bambang Bawaslu akan mengkaji lebih dalam dugaan pelanggaran pidana pemilu yang dilakukan oleh anggota BPD tersebut apakah memenuhi unsur atau tidak
"Setelah pemanggilan dua orang BPD Bawaslu juga akan memanggil beberapa saksi termasuk calon DPRD provinsi yang berkampanye Didesa wirabangun beberapa waktu lalu, bisa jadi 5 sampai enam orang akan kita klarifikasi berikut nya" kata Bambang
Saat ditanya mengenai kapan akan dilakukan pemanggilan Bambang menjelaskan bahwa pemanggilan beberapa saksi dan calon DPRD provinsi Lampung akan dilakukan secepatnya.
"Secepatnya kita akan panggil beberapa orang saksi dan calon DPRD provinsi Lampung yang kampanye kemaren di desa wirabangun, sambil nunggu ketua Bawaslu Mesuji Apri Susanto, karena beliau saat ini sedang Rakor di Bandar Lampung" pungkasnya

Diketahui sebelumnya bahwa
Berdasarkan hasil pengawasan oleh panitia pengawas kecamatan(Panwascam) simpang pematang dan pengawas desa wira bangun dalam kampanye partai nasdem di desa wira bangun kecamatan simpang pematang kabupaten Mesuji terdapat temuan dugaan pelanggaran oleh dua orang Anggota Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ), dua orang anggota BPD itu terlibat langsung dalam Kampanye partai Nasdem di desa tersebut pada hari selasa pada tanggal 15 januari 2019 kemaren.

Dalam kampanye tersebut kedua anggota BPD desa wira bangun menjadi penerima tamu dan foto besama dengan salah satu caleg DPRD provinsi lampung dari partai nasdem dengan mengacungkan 5 jari nomer urut partai.
Berdasarkan keterangan dari ketua Panwaslu kecamatan simpang pematang Firdaus Juliantara mengatakan pihaknya sudah memanggil dan mengklarifikasi ke dua anggota BPD tersebut untuk meminta keterangan terkait dugaan pelanggaran pemilu tersebut.
"Kami telah memanggil dua anggota BPD wirabangun untuk klarifikasi di kantor Panwascam simpang pematang, pemanggilan terkait dugaan pelanggaran pemilu dengan bukti bukti seperti foto, dan rekaman video " kata edo

Dari hasil kajian  klarifikasi tersebut dalam kajian pleno panwaslu kecamatan simpang pematang bahwa kedua anggota BPD tersebut diduga kuat melanggar undang undang pemilu nomor 7 tahun 2017 dengan ketentuan hukum pidana
"Dalam kajian Panwascam bahwa anggota BPD tersebut melanggar pasal 494 dan  pasal 280 ayat 2 undang undang nomor 7 tahun 2017 dengan ancaman pidana satu tahun penjara dan denda 12 juta rupiah"Pungkasnya. (Man/Sur)

sesuai dengan perbawaslu 7 tahun 2018 tentang penanganan temuan pelanggaran pemilu maka panwaslu kecamatan simpang pematang meneruskan temuan pelanggara tersebut ke bawaslu kabupaten Mesuji. (Man/Sur)

leave a comment