Pelaku Penyiraman Air Keras, Digelandang Ke Unit V Subdit III Jatanras Polda Sumsel

img

Pelaku Penyiraman Air Keras, Digelandang Ke Unit V Subdit III Jatanras Polda Sumsel

Palembang, ADABERITANET.COM -
Kini Dua pelaku penyiraman air keras ke wajah korban Muhammad Rivai yang terjadi dikawasan tepat nya diparkiran Indomaret Jalan Siaran Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang, pada Minggu 30 Desember 2018 malam lalu, sekitar pukul 22 : 30 WIB, di gelandang ke Unit V Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, hari kamis (7/2/2019) dikediamannya masing-masing.

Diketahui Kedua tersangka adalah Medy Zalfitri (39) warga komplek Multi Wahana II Jalan Batubara Blok 16 No 7 RT 64 Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang dan Ilham Holik (40) warga Jalan Segaran Lorong Ketapean Kelurahan 11 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani melalui Kasubdit III Jatanras AKBP Yudhi Suhariadi menyampaikan, bahwa kedua pelaku penyiraman air keras kewajah saudara Muhammad Rivai dua orang. Dimana satu pelaku atas nama Medy Zalfitri terlebih dulu ditangkap seminggu yang lalu, sedangkan pelaku Ilham Holik ditangkap hari ini.

“ Diketahui untuk motif dari penyiraman air keras ini dilatarbelakangi persoalan lahan parkir dimana dua pelaku disuruh seseorang yang ingin menguasai lahan parkir yang dijaga oleh korban, sehingga korban disiram air keras oleh dua pelaku,” ungkapnya.

Dari itu akibat dari penyiraman air keras tersebut korban Muhammad Rivai mengalami luka bakar delapan puluh persen diwajah nya sehingga cacat seumur hidup.

Selain itu, pelaku Ilham Holik mengaku, bahwa mereka berdua hanya disuruh Iw untuk menyiram air keras kewajah korban dengan upah sebesar dua juta, namun karena takut dengan Iw kedua pelaku pun menuruti suruhan Iw yang sudah menyiapkan air keras untuk menyiram korban.

“ Saat sebelum kejadian itu yang bawa motor Medy, saya dibonceng memakai penutup kepala setelah sampai diparkiran Indomaret, korban lagi duduk lalu kami dekati, saya yang turun dari motor langsung saya siram dengan air keras atau Cuka Parah,” tutur tersangka Ilham dan Medy saat diruang Unit V Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Diketahui menurut kedua pelaku, awalnya mereka tidak mengetahui apa persoalan disuruh Iw menyiram korban dengan air keras. Belakangan baru diketahui persoalan lahan parkir yang dijaga oleh korban

“ Ya pak, saat itu kami jaga parkir takut kehilangan pekerjaan kami, kami berdua lalu mau disuruh Iw menyiram korban dengan air keras. Setelah menyiram saya tidak lari kemana mana hanya dirumah saja,” bebernya.(@bdus-7).

leave a comment