Akbar Terkena Peluru Petugas, Saat Razia BNN

img

Akbar Terkena Peluru Petugas, Saat Razia BNN

Palembang, ADABERITANET.COM -

Akbar Saputra (18) warga Jalan Sukajaya RT 29 RW 10 NO 1468 Kelurahan Sukarami Palembang, tertembak akibat peluru nyasar saat petugas BNN dilempari warga dengan menggunakan batu dan dibalas tembakan yang pada saat itu sedang melakukan Razia didalam Kawasan Jalan Teratai Putih Kampung Baru Palembang, hari Kamis (28/2/2019) pukul 23.45 malam.

Berdasarkan kronologis terjadinya korban tertembak, dimula pada hari Kamis malam pukul 23.45 wib, saat itu saksi korban sedang berdiri di Jalan Teratai Putih.

Kemudian ada petugas dari BNN dengan menggunakan mobil akan melakukan Razia didalam kampung baru Palembang.

Disaat akan masuk Petugas BNN dilempari dengan menggunakan batu dan petugas pun membalasnya dengan tembakan, setelah kejadian tersebut petugas BNN langsung mundur.

Selanjutnya korban pun pulang kerumahnya, dan baru diketahui di bagian dada sebelah kiri dekat ketiaknya terdapat lubang luka tembak, kemudian Korban diketahui saat ini dirawat di Rumah Sakit Mirya palembang.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan membenarkan, bahwa saat ini pihaknya sudah mendapat kabar adanya warga yang terluka. Namun, ia tidak dapat memastikan bahwa apakah benar Akbar korban salah tembak atau memang target petugas.

" Ya memang benar ada warga yang terluka, saya juga baru mau ke rumah sakit, hari ini operasi. Kalau kesalahan kami, pastilah akan ada tanggung jawabnya. dan langsung saya cek dulu," tutut Jhon.

Walaupun demikian, Jhon tetap menjelaskan bahwa BNNP melakukan razia bersama Satpol PP Palembang. Ada 47 anggota yang terlibat, 35 dari BNNP dan 12 dari Sapol PP kota

" Saat itu pas petugas hendak masuk tadi malam tiba - tiba diserang sekelompok pemuda. Kami pun ya mundur sambil memberi tembakan peringatan. Kemudiam Razia di batalkan digelar karena kami nggak mau ada keributan," ungkapnya.

" Ya kami juga mencurigai lokasi itu jadi sarang pemakaian narkoba. Kenapa? Karena sebelum razia tadi malam kami sudah lakukan upaya persuasif, banyak bong atau alat isap sabu ditemukan," jelasnya.(@bdus-7).

leave a comment