Jalan - Jalan Pakde Slamet Temukan Dua Alat Tak di Pakai

img

Jalan - Jalan Pakde Slamet Temukan Dua Alat Tak di Pakai

BANYUASIN, ABN- Program Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera, bukan hanya sekedar wancana saja, Wakil Bupati Banyuasin, H Slamet Somosentono terjun langsung kelapangan melakukan kroscek melihat bagaimana realisasi penggunaan anggaran, maka dipandang perlu upaya pengoptimalan pemanfaatan sarana dan prasana sebagai aset daerahnya.

Rabu 6 Maret 2019 pagi kemarin, Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Somosentono melakukan infeksi mendadak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Terlangu, Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Dalam sidaknya, Wakil Bupati Banyuasin ditemukan dua unit alat berat komatsu dan cat dalam kondisi rusak terbengkelai yang sudah bertahun-tahun tanpa adanya upaya perbaikan dan perawatan.

Slamet Somosentono menuturkan, sidak ini menindaklajuti adanya informasi alat berat milik Pemerintah yang rusak, sehingga kita lakukan kegiatan ini agar segara dilakukan penanganan serius terhadap alat berat yang rusak itu.

“Saya melihat langsung pekerjaan yang terlantar, disini saya melihat dua alat berat yang seharusnya dapat bermanfaat untuk Pemerintah Kabupaten Banyuasin, yang seharusnya mendukung pembangunan, namun disini sangat kondisinya sangat memprihatinkan, sudah mulai berkarat dan dibiarkan terbengkalai tanpa perawatan,” kata Wakil Bupati Banyuasin.

Saya dapat melihat lebih dekat, sehingga saya tau apa yang harus dilakukan Pemerintah untuk menyikapinya, maka saya mengambil langkah untuk mengoptimalkan fasilitas yang telah ada. Ini aset Pemerintah, kerusakan dapat bertambah parah jika tidak segara ditindaklajuti. Ini saja sudah banyak alatnya hilang dicuri orang, tambahnya.

Jika tidak kita Sidak kata Wakil Bupati Banyuasin, yang satu masalah ini bisa saja dijadikn salah satu sarana yang dapat dibuat melakukan pemborosan dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyuasin.

“ Sedangkan ditempat lain, seperti Duren Ijo Kecamatan Banyuasin I, Pemerintah harus menyewa alat berat. Coba kita hitung saja, penyewaan itu, berapa banyak dana yang harus kita kucurkan, per jam saja sudah berapa. Lebih baik kita lakukan perbaikan pada alat kita yang telah ada, kerena ini aset daerah, kalau dibiarkan mangkrak dan tidak dapat beroprasi kan lama-lama menjadi rusak secara permanen”, tutupnya seraya menambahkan dengan “Menyewa itu salah penyumbang borosnya anggaran kita, mending kita perbaiki alat kita yang sudah ada saja,” tegasnya.(Yan/red)

leave a comment