PEMILIHAN BPD MULAI HANGAT DI BICARAKAN, WARGA INGINKAN DI PILIH DENGAN DEMOKRASI

img

PEMILIHAN BPD MULAI HANGAT DI BICARAKAN, WARGA INGINKAN DI PILIH DENGAN DEMOKRASI

BANYUASIN, ABN - Beberapa Desa di Kabupaten Banyuasin Sudah terdengar gaung bakal pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), panitia pemilihan pun sudah mulai di bentuk bulan ini, berbagai bentuk koreksi terhadap kinerja BPD mulai bermunculan dari beberapa tokoh muda Banyuasin.

 

Mulai dibentuknya panitia pemilihan BPD dibenarkan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Banyuasin III Santo S.Sos bahwa di bulan ini desa sudah diharus membentuk panitia pemilihan BPD.

"Memang Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) memang sudah memerintahkan agar di bulan Mei, panitia pemilihan BPD sudah harus terbentuk, menggingat pada bulan Juli nanti sudah dilakukan pemilihan,"papar Santo.

Lanjutnya, Namun mengenai teknis pemilihan secara musyawarah atau demokrasi belum bisa memastikan karena kami belum mendapat salinan perbup terkait hal itu.

"Ya mau dipilih melalui musyawarah atau pemilihan langsung oleh perwakilan kepala keluarga atau masyarakat kami belum bisa bicara kesana karena belum memegang perbupnya," jelasnya.

Hal Serupa dibenarkan Sekcam Rantau Bayur Syaiful Azwar S.Sos, mengiakan desa sudah mulai membentuk panitia pemilihan BPD.

"Beberapa desa sudah ada laporan telah membentuk panitia pemilihan BPD, tinggal sekarang kesepakatan masyarakat memang ada dua cara melalui musyawarah atau pemilihan langsung oleh warga menyerupai pemilihan DPRD," kata Iful

Sebagian masyarakat memang menginginkan pemilihan dilakukan langsung oleh masyarakat agar BPD yang duduk benar - benar betugas mengawasi pembangunan didesa, sejauh ini yang kita tangkap dari warga bermunculan angapan bahwa ada beberpa oknum BPD terkesan berpihak ke Pemerintah desa jadi fungsi pengawasannya lemah. artinya disini dengan pemilihan langsung mengurangi gejolak di masyarakat.

"Kami sudah menampung permintaan masyarakat Kecamatan Rantau Bayur melalui Kasih PMD Kecamatan untuk membahas keinginan masyarakat dan itu sudah jadi catatan pihak kecamatan," terangnya.

Terpisah Tokoh Muda Kecamatan Rantau Bayur Indo Sapri mengapresiasi tanggapan positif sekcam Rantau Bayur, memang menurutnya sudah selayaknya pemilihan BPD dilaksakan pemilihan langsung oleh warga, menghindari prasangka yang tidak sehat terhadap BPD yang sejauh ini menurut hematnya terkesan lemah dan tidak tegas dalam mengawasi pembangunan di desa.

"Kami juga sudah mendengar keinginan pemuda - pemuda yang ingin turut serta dalam mengawasi pembangunan dilakukan dengan pemilihan langsung oleh warga dan itu di atur UU, rasanya memang lebih pas menghindari keberpihakan BPD ke pemerintah desa yang notabene memiliki fungsi pengawasan, maksut baik masyarakat ini tentu akan kita kawal bersama demi terciptannya pembangunan di desa tepat guna tidak mubazir sehingga sejalan dengan program Banyuasin bangkit dan nawacita Presiden RI pak Joko Widodo," tegasnya.

 

Laporan.  :  Deni

Editor.     :  Irawan

Redaksi Adaberitanet.com

leave a comment