Pomdam II/Sriwijaya dan Polda Sumsel sedang Melakukan Penyelidikan dan Pengembangan Kasus Pembunuhan

img

Pomdam II/Sriwijaya dan Polda Sumsel sedang Melakukan Penyelidikan dan Pengembangan Kasus Pembunuhan

PALEMBANG, ABN - Kematian Vera Oktaria (20) Seorang Kasir disalah Satu Mini Market ini ,masih menyisakan duka yang mendalam,baik kerabat korban maupun keluarga yang ditinggalkan , dimana kematian Gadis Cantik ini diduga dibunuh oleh Oknum TNI yang juga sekaligus Kekasih semasa hidup Korban.

 

Terkait Dugaan Tersangka Pembunuhan Vera Oktaria (20) adalah Oknum TNI Siswa Dikjur Tamtama Infanteri Rindam II/SWJ atas nama DP diburu karena pergi atau meninggalkan Komando Pendidikan dan Latihan Tempur (Dandodik Latpur) Rindam II/Swj di Baturaja tanpa izin.

Hal itu dikatakan Komandan Subdenpom II/4-4 Baturaja, Kapten CPM Gatot Udiyono yang dikonfirmasi Minggu (12/5/2019). dilansir dari laman LENSAJABAR.COM.

“Belum ,belum tertangkap dan saat ini kita masih memburu DP ,” tegas Dan Subdenpom II/4/4 Baturaja seraya menambahkan pihaknya terus memburu DP.

Menurut Kasub Denpom , DP lari dari Dodiklatpur (Komando Pendidikan dan Latihan Tempur) sejak tanggal 4 Mei 2019.

Upaya-upaya yang sudah dilakuan dengan menyebar foto dan informasi ke instansi terkait dan keseluruh lapisan masyarkat di wilayah Kabupaten Ogan Komeirng Ulu dan sekitarnya.

Dikesempatan itu Kasub Denpom II/4/4 Baturaja menjelaskan, oknum Siswa Dikjur Tamtama Infanteri Ridam II/SWJ atas nama DP diburu karena pergi atau meninggalkan Komando Pendidikan dan Latihan Tempur (Dandodik Latpur) Rindam II/Swj di Baturaja tanpa izin.

DP meninggalkan komando pendidikan dan latihan tempau sejak delapan hari lalu. Dansub Denpom membenarkan bahwa DP memang tercatat sebagai siswa Dikjur Tamtama Infanteri Rindam II/Swj yang sedang mengikuti latihan kecabangan/kejuruan di Dodilatpur Rindam II/Swj di Baturaja.

Namun saat ditanya apa motif oknum siswa Dikjur Tamtama Infanteri Dikjur Taif ) ini kabur dari komando pendidikan, Kasub Denpom mengaku belum tahu motifnya.

Sub Denpeom II/4-4 Baturaja terus mencari keberadaan DP yang disersi dari Komando Pendidikan dan Latihan Tempur.

Dikatakan Sebelumnya ,Kapendam II/ Swj Kolonel Inf Djohan Darmawan saat dikonfirmasi menerangkan, “yang bersangkutan adalah siswa Sartaif di Rindam II/ Baturaja yang melakukan THTI ( Tidak Hadir Tanpa Ijin ),”terangnya Awak Media Sabtu (11/5/2019).

Ia juga menambahkan ,”Sampai saat ini pihak Pomdam II/Sriwijaya bersama Polda Sumsel sedang melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus pembunuhan yg diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI. Yang mana dalam hal ini pihak Kodam II/Swj akan melakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku apabila ada anggotanya yang melakukan tindakan Pidana,”Tukasnya.

Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat dikonfirmasi perihal apakah sudah ada titik terang terkait tersangka yang secara keji telah membunuh gadis yang bernama Vera Oktaria (20).

” Berdasarkan keterangan para saksi sudah 6 saksi yang menguatkan kepada tersangkanya dan hasil pemeriksaan Ilmiah melalui INAFIS di dapat Sidik Jari dari Pegangan pintu kamar mandi dan ditemukan identitas orang yang diduga sebagi pelakunya, walaupun penyidik tetap berpegang pada praduga tak bersalah, “dikatakan Kapolda kepada awak media.

 

Redaksi Adaberitanet.com

leave a comment