Warga Kandis Merasa Dipermainkan Soal Ganti Rugi Jalan Tol Pekanbaru Dumai

img

Warga Kandis Merasa Dipermainkan Soal Ganti Rugi Jalan Tol Pekanbaru Dumai

Tanah Digusur Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Warga Kandis Merasa Dipermainkan Soal Ganti Rugi

 

PEKANBARU (Riau) ABN -  Chandra Ade Putra Simanjuntak SH mewakili masyarakat Kecamatan Kandis Kabupaten Siak Provinsi Riau merasa ada yang tak beres soal pembebasan lahan untuk jalan Tol Pekanbaru-Dumai. Pihak-pihak terkait seolah-olah sengaja mempermainkan masyarakat dan tidak serius untuk menyelesaikan tanah warga yang terkena proyek infrastruktur Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bumi Lancang Kuning itu.


"Masyarakat Kandis yang lahannya terkena jalan tol sampai saat ini belum mendapatkan hak mereka sebagaimana mestinya" kata Chandra kepada Gagasan Sabtu pagi (8/6/2019).

Dikatakan Chandra, meskipun berbagai usaha telah dilakukan masyarakat Kandis, namun tak kunjung menemui penyelesaian.

 
Misalnya diuraikan Chandra dengan mengadu ke DPRD Kabupaten Siak sebagai mediator agar masyarakat dapat bertemu dengan pihak-pihak terkait yang ikut berpartisipasi dalam pengerjaan proyek tol.
 
"Selain itu masyarakat juga sudah melakukan koordinasi hingga tingkat nasional dengan bertemu dengan pihak Kantor Sekretariat Presiden (KSP" terang Chandra.
 
Diterangkan Ade, terakhir pada Senin 20 Mei 2019 masyarakat mengunjungi SKK Migas Provinsi Riau, namun hanya disambut oleh staf yang tidak memiliki kapasitas.
 
"Namun selang beberapa jam kemudian adalah seorang pria paruh baya yang mengatakan dirinya adalah PJ dari pimpinan karena pimpinan sedang keluar kota dan disepakati pada tanggal 28 Mei 2019 masyarakat akan dijumpakan dengan pimpinan SKK migas yang menangani masalah ini" kata Chandra.
 
Chandra mengatakan harapan masyarakat yang sudah lelah dengan semua ini, masyarakat meminta agar seluruh pimpinan pengambil kebijakan terkait juga dapat diundang agar masyarakat tidak dipingpong.
 
Jalan bebas hambatan Pekanbaru–Dumai ini bagian dari proyek infrastruktur andalan Presiden Jokowi dan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra yang menghubungkan Pekanbaru dengan Dumai yang berada di Riau. Pembangunan jalan tol ini dimulai pada bulan Desember 2016. Jalan tol ini dibagi menjadi 6 seksi.
 
Yakni Seksi 1 Petapahan-Minas dengan panjang 9,2 Km. Seksi 2 Minas-Petapahan panjang 23,6 Km. Seksi 3 Petapahan-Kandis Utara panjang 17,45 km.

 

Kemudian Seksi 4, Kandis Utara-Duri Selatan panjang 28,95 km. Seksi 5 Duri Selatan-Duri Utara panjang 27,23 km, dan terkahir seksi 6 Duri Utara-Dumai dengan panjang 25,05.

 

Sumber : GAGASANRIAU.COM
Editor.   : Irawan
Redaksi Adaberitanet.com

leave a comment