Satu Orang Wisatawan dinyatakan Tewas dalam Insiden terbaliknya Sampan di Pulau Lengkuas Belitung

img

Satu Orang Wisatawan dinyatakan Tewas dalam Insiden terbaliknya Sampan di Pulau Lengkuas Belitung

 

BELITUNG ABN - Sampan yang ditumpangi 25 orang di Wisata Pulau Lengkuas, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung terbalik, Sabtu (8/6/2019).

 

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan menewaskan wisatawan atas nama Rozali (66) warga Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan.

Selain itu, empat penumpang lain mengalami gangguan pernafasan dan langsung mendapat pelayanan medis di Puskesmas Tanjung Binga dan RSUD dr Marsidi Judono.

"Informasi dari Pos Pengamanan Tanjung Kelayang, sebuah sampan yang mengangkut penumpang dari perahu menuju Pulau Lengkuas terbalik. Sampan memang ‎telah melebihi kapasitas yang seharusnya bermuatan maksimal 6-7 orang justru mengangkut 25 orang ditambah kondisi gelombang," ujar Kabag Ops Polres Belitung Kompol Erlicshon.

 

Satpol Air Polres Belitung, kata Erlicshon sudah mengamankan barang bukti berupa sampan untuk mengangkut penumpang serta mengambil keterangan saksi atas kejadian ini.

Dia menegaskan bahwa sampan yang mengalami kecelakaan di Pulau Lengkuas merupakan sampan yang mengangkut pengunjung dari perahu menuju pulau.

Dikarenakan kondisi air laut surut, sehingga perahu pengangkut tidak bisa sandar ke sekitar pulau sehingga dimanfaatkan pemilik sampan untuk menawarkan jasa mengangkut penumpang menuju pulau.

Namun dalam proses pengangkutan itu, penumpang tidak diberikan jaket pelampung sebagai alat keselamatan.

"Tidak ada (jaket pelampung), karena sebenarnya hanya seperti ojeg liar yang belum bisa kami tertibkan. Ke depan akan kami tertibkan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ujar Erlicshon

Ia mengungkapkan, untuk jasa tambahan pengangkutan menggunakan sampan, penumpang dipungut biaya sekitar Rp 5.000 perorangnya.

Sementara itu, pengemudi, keneknya, serta pemilik sampan tersebut sudah diamankan di Satpol Air Polres Belitung untuk dimintai keterangan.

‎Erlicshon mengimbau kepada wisatawan agar memilih kapal angkutan yang layak untuk berwisata.

"Diimbau agar wisatawan menggunakan kapal wisata yang sudah disediakan oleh Dinas Pariwiata yang terdapat di Pantai Tanjung Kelayang yang sudah tersertifikasi dan berlayar sesuai SOP dengan didukung peralatan life jacket," tegasnya.

 

Sumber : TRIBUNNEWSBOGOR.COM
Editor    : Irawan
Redaksi Adaberitanet.com

leave a comment