Kuasa hukum Pelapor Ista Rika, Alpanto Wijaya SH MH mendatangi SPKT Polda Sumsel

img

Kuasa hukum Pelapor Ista Rika, Alpanto Wijaya SH MH mendatangi SPKT Polda Sumsel

Palembang, ADABERITANET.COM -

Inilah salah satu Korban penipuan arisan online kembali terjadi di kota Palembang, kali ini korbannya Ista Rika (30) warga Jalan Yayasan II No 3590, RT 35, RW 14, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang hingga mengalami kerugian mencapai 214 juta yang dilakukan Widya Anggraini teman yang baru dua bulan dikenalnya.

Berdasarkan pantauan saat itu didampingi kuasa hukumnya Alpanto Wijaya SH MH, Ista melaporkan kejadian penipuan yang menimpanya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel Selasa (11/6/2019).

Kemudian Dihadapan petugas yang memeriksanya Ista menceritakan kejadian penipuan yang menimpanya berawal saat dirinya dikenalkan temannya dengan terlapor Widya pertengahan Februari 2019. Dari perkenalan tersebut Ista disuruh untuk meng invet Instagram terlapor Widya.

“ Menurut cerita perkenalan berlanjut melalui WhatsApp dan terjadilah komunikasi saya dengan Widya. Lalu Widya menawari saya untuk bergabung ke arisan online bernama arisan “Duel”yang dikelolanya,” tutur Ista pelapor.

Selanjutnya terlapor Widya mengiming – imingi keuntungan yang besar kepadanya. Namun terlapor menyuruhnya menyetor uang awal sebesar 10 juta dan setoran selanjutnya bervariatif hingga setoran mencapai 214 juta. Uang itu ditransfer melalui rekening.

“ Ya benar memang saya pernah mendapatkan keuntungan per bulan satu pada bulan April, setelah itu perminggu keuntungan yang diberikan namun hanya 700 ribu sampai tanggal 2 Mei. Setelah itu tidak ada lagi keuntungan yang di kirim terlapor Widya,” terangnya.

Masih dikatakannya, melalui kuasa hukum Alpanto Wijaya SH MH, juga sudah melayangkan somasi ke rumah terlapor Widya dikawasan KM 9 dan orang tua terlapor yang menemui nya dan sanggup untuk mengganti kerugian akan tetapi sampai saat ini tidak ada kejelasan.

“ Kami juga sudah meminta jaminan berupa sertifikat tanah milik orang tua nya namun mereka tidak mau,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan adanya laporan korban yang sudah menjadi korban penipuan arisan online, laporan korban sudah diterima dengan nomor LPB / 461 / VI / 2019 / SPKT.

“ Untuk sementara ini laporan korban sudah diterima dan selanjutnya akan dilimpahkan ke Ditreskrimum untuk ditindaklanjuti,” tutupnya.(@bdus-7).

leave a comment