Sampaikan Aspirasi, FRB Datangi Kantor Dewan Dan Bupati Banyuasin

img

Sampaikan Aspirasi, FRB Datangi Kantor Dewan Dan Bupati Banyuasin

Foto: Suasana Unras

BANYUASIN, (Sumsel) - Puluhan Massa Tergabung dalam Federasi Rakyat Banyuasin, melaksanakan aksi unjuk rasa damai di kantor pemerintahan Kabupaten Setempat. Kamis (08/8).

 

Aksi dimulai Pukul 13.40 Wib s.d 14.40 Wib di Depan Kantor DPRD Banyuasin Kec. Banyuasin III Kab. Banyuasin Prov. Sumsel.

Terpantau Unras Federasi Rakyat Banyuasin (FRB) dengan titik kumpul kolam retensi pemkab Banyuasin di Kordinatori Dimas dan sebagai Kordinator Lapangan Indo Sapri. dengan issue aksi meminta evaluasi kenerja staf khusus seiring dengan pengunduran anggota Staf khusus dan mempertanyakan payung hukum stafsus, mendesak DPRD Banyuasin untuk melakukan pengawasan terhadap realisasi dan Kegiatan PMD.

Adapun tulisan dalam karton yang di bawah massa.

- Kesejateran masyarakat pedesaan ada di PMD - Berikan kepastian hukum stafsus - Evaluasi kinerja staf khusus - evaluasi kebijakan Bupati terhadap stafsus.- Bubarkan staf khusus.- Solidaritas JPKP Banyuasin- Staf khusus pemborosan APBD- Evaluasi kinerja Kadis PMD- Mempertanyakan dasar hukum pembentukan stafsus.- Pemuda Banyuasin telah cerdas- Pecat oknum honorer staf sekwan- Meminta Bupati Banyuasin batalkan SK pelantikan Stafsus.- Kesejahteraan masyarakat perdesaan ada di PMD - Usut tuntas realisasi dana orientasi 48 Kades terpilih.- Federasi rakyat Banyuasin.

Dalam Tuntutannya FRB yang di bacakan Indo Sapri dan Dimas.

1. Mendesak ketua DPRD Kabupaten Banyuasin untuk meminta kepada Bupati Banyuasin agar segera membatalkan SK pelantikan tertinggal 01 Oktober 2018 tentang saraf khusus.

2. Mengingat pelantikan tersebut bertentangan dengan peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah juga tidak sesuai dengan amanat undang-undang dasar 1945 pasal 230 ayat 1 nomor 23 tahun 2014.

3. Setelah kami melakukan kajian hukum dan analisa investigasi persoalan melalui forum federasi rakyat Banyuasin maka kami meminta kepada ketua DPRD Kabupaten Banyuasin untuk segera membentuk tim dalam penyelesaian landasan hukum staf khusus bupati Kabupaten Banyuasin agar terwujudnya supremasi hukum yang jelas dan tampa berpihakan.

4. Seiring dengan persoalan legal standing staf khusus Kabupaten Banyuasin kami juga meminta kepada DPRD Kabupaten Banyuasin untuk melakukan pengawasan terhadap realisasi anggaran perjalanan dinas PMD Kabupaten Banyuasin terkait program orientasi tugas kepala Desa terpilih di 48 kepala desa tingkat provinsi atau kabupaten kota Tahun Anggaran 2019 di kota Malang Jawa timur serta realisasi anggaran dana kebersihan kantor belanja dan beberapa item perlengkapan kantor.

5. Meminta kepada sekwan DPRD Banyuasin untuk segera memecat oknum pegawai honorer inisial RA yang diduga aktif bermain proyek dan kami akan melaporkan ke inspektorat permasalahan ini serta terkait realisasi dana proyek pencetakan gedung fraksi tahun 2019.

Massa akhirnya diterima oleh Candra Nopriyasa Humas DPRD Banyuasin, pada kesempatan itu ia menyampaikan ucapan mohon maaf Karen anggota DPRD sedang melakukan dinas luar.  

"terimakasih telah memberikan saran kepada DPRD Kabupaten Banyuasin dan untuk adanya anggota honorer sekwan yang bermain peroyek akan kami sampaikan kepada anggota DPRD dan Sekwan dan kami belum bisa memberikan keputusan".

Tidak sampai disitu, belum puas karena belum mendapatakan jawaban yang memuaskan massa melanjutkan unras di kantor Bupati Banyuasin.

Pengunjuk rasa ditemui langsung oleh Dr. H.M. Senen Har, S.ip Asisten I Pemkab Banyuasin.

Menyampaikan permohonan maaf Bupati Banyuasin kepada para  unjuk rasa karena sedang ada dinas luar.

" Kami dari pemerintah kabupaten banyuasin tidak alergi dengan pernyataan sikap para teman-teman dan kami terima tatapi untuk mengambil keputusan terus terang saya belum bisa memberikan keputusan apapun karena ini mengait OPD dan inspektorat  terkait dan akan dibahas bersama".

Mengenai 48 kepala desa yang melakukan stadibanding ke malang kami tidak bisa memberikan keputusan dan akan kami sampaikan kepada dinas terkait dalam hal ini inspektorat kabupaten banyuasin

Akhirnya Pada pukul 14.40 wib setelah mendapat jawaban, massa membubarkan diri dengan tertib.

 

Laporan : Apriyansa
Editor : Irawan
Redaksi Adaberitanet.com

leave a comment