Redaksi

Fender Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tebing Abang Akan Lakukan Ini

BANYUASIN – Kejadian Ponton Tabrak tiang Fender Jembatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan sudah 2 bulan lebih belum kunjung ada kejelasan.

Diketahui kejadian Fender jembatan ditabrak pada Jumat,18/11/2022 beberapa bulan lalu hingga hari ini belum ada titik terang dengan belum ada pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Edi Sarwono Kabid Pembangunan PUTR Kabupaten Banyuasin terkait hal itu ketika dijumpai diruang kerja nya menuturkan pada tanggal (10/1/2023) sudah ada pertemuan pihak KSOP, Dinas PUTR dan Agent Kapal,namun menurut dia pihak kapal yang diduga menabrak tiang fender jembatan tersbut tidak mau mengakui nya. Selasa (24/1/2023).

“Kami sudah berupaya mengundang pihak diduga pemilik kapal yang menabrak fender namun mereka tidak mengakui,” sambil memanggil stafnya benama rozi yang juga ikut rapat menjelaskan hasil rapat.

Ditempat terpisah nang Im warga Tebing Abang Kecamatan Rantau Banyur kecewa dengan lambannya upaya pemerintah dalam mengungkapkan pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan Fender Jembatan kebanggan warga Rantau Bayur Tersebut.

“Jelas kami sebagai warga Rantau Bayur kecewa sudah 2 bulan lebih pihak dinas tidak juga bisa menggungkap pihak yang bertanggung jawab, kita ketahui tentunya tidak sulit bagi dinas mengetahui pada malam kejadian kapal apa yang melintas kan orang Kesyahbandaran ada disana dan tau persis kapal melintas pada malam kejadian.” Tegas nang Im.

Menurut Nang Im pihak dinas yang seharus nya lebih rispek dengan kejadian tersebut tapi malah terkesan plin -plan, Patut diduga pihak dinas terkesan menutup – nutupi kapal apa yang menabrak fender jembatan tersebut sehingga warga disekitar jembatan Rantau Bayur tersebut menganggap tidak masalah untuk merusak Baik sengaja maupun tidak sengaja.

“Ok kami selaku warga Tebing Abang, jangan salahkan kami dengan tidak adanya ketegasan pihak dinas berlarut – larutnya persoalan ini dan sebagai rasa sayang dengan adanya jembatan rantau bayur, melakukan pembokaran besi Fender, ya dari pada dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab namun tidak ditindak lebih baik kami sebagai warga memanfaatkannya.

Selain itu kami juga meminta kepada aparat penegak hukum agar upaya warga ini tidak dihalangi, jangan sampai hukum tajam kebawah tumpul keatas. Pinta Im.

 

Red.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button