RedaksiTNI POLRI

KUNJUNGAN DANREM 044/GAPO DANSATGAS KARHUTBUNLA KE POSKO BPBD KABUPATEN BANYUASIN

Banyuasin – Kunjungan Kerja Brigjen TNI M. Naudi Nurdika, SIP ,M.Si.,M.Tr (Han) (Danrem 044/Gapo) ke Kantor BPBD Kabupaten Banyuasin selaku Dasatgas karhutbulah Provinsi Sumatera Selatan beserta rombongan di bumi sedulang setudung dalam rangka kunjungan kerja selaku Ops kasubsatgas yang disambut langsung oleh H. Askolani, SH.,MH (Bupati Banyuasin) didampingi Letkol Czi Agus Suwanto S.T.,M.I. P ( Dandim 0430/Banyuasin ), Kompol Malik Fahrin Aqib, SH., SIK (Waka Polres Banyuasin), Mayor PNB Eddy (Perwakilan Lanud SMB Palembang), Ir. Alpian, MM (Kalaksa BPBD Banyuasin), Sopian Permana, SH.,MH (Kabang Kesbangpol Banyuasin), Drs. Indra Hadi, M.si (Kasat Pol-PP Banyuasin) diikuti oleh para instansi terkait Rabu (13/07/2022).

Ir. Alpian, MM (Kepala BPBD Kabupaten Banyuasin) melaporkan Upaya selanjutnya terkait penanganan karhutbunla di
Kabupaten Banyuasin yaitu Pendirian posko terpadu karhutbunla sebagai Langkah kongkrit dalam mengatasi bencana karhutbunla diberbagai Kecamatan sebanyak 6 (enam) Posko antara lain :
Posko 01 Pangkalan Balai Banyuasin III, Posko 02 Teluk Betung Pulau Rimau,Posko 03 Keluang Tungkal llir;
Posko 04 Banyu Urip Tanjung Lago,Posko 05 Sako Rambutan,Posko 06 Cinta Manis Baru Air Kumbang.

Melakukan kegiatan patroli terpadu dalam rangka pengendalian karhutbunla ke wilayah yang rawan terjadi kebakaran dengan melibatkan unsur TNI, POLRI, TRC BPBD, Manggala Agni, DPA (Desa Peduli Api) dan MPA (Masyarakat Peduli Api).Melakukan upaya pemadaman kebakaran secara langsung di area lahan terbakar.

Brigjen TNI M. Naudi Nurdika, SIP, M.Si., M.Tr (Han) (Danrem 044/Gampo) dalam sambutannyal Saya optimis kita bisa Kerjasama baik dari Pusat, Provinsi dan Kabupaten dalam penangulangan bencana kebakaran hutan di Kabupaten Banyuasin.

Dirinya meminta kepada masyarakat Banyuasin untuk tidak membuka lahan dan hutan dengan cara membakar. sebab hal tersebut dapat menimbulkan bencana yang tidak diinginkan oleh semua.

Pesan dan harapan saya masyarakat tidak membuka hutan dan lahan dengan cara membakar, dan terpenting kita sama-sama berdoa semoga Allah SWT menurunkan hujannya untuk kita sehingga bencana kebakaran dapat diantisipasi,”tegasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin,H. Askolani. SH. MH, ketika dibincangi mengaku siap mengantisipasi Karhutlah di Kabupaten Banyuasin dengan membentuk Desa siaga yang ada di Kabupaten Banyuasin.

“Seperti yang dikatakan oleh Danrem tadi, kami pun siap mengantisipasi Karhutlah di Kabupaten Banyuasin dengan upaya kita membentuk Desa siaga, saat ini telah terbentuk sebanyak 37 Desa dan kita bersinergi dengan TNI-Polri dalam mengantisipasi Karhutlah ini,”Ucapnya.

Dirinya meminta kepada masyarakat Kabupaten Banyuasin untuk tidak membuka hutan dan lahan dengan cara membakar.

“Untuk Kecamatan yang rawan Karhutlah ada di Pulau Rimau, Rambutan, Tungkal Ilir, Sungsang, Muara Telang,”Tegasn

Danrem beserta rombongan,melaksanakan Peninjauan peralatan penangulangan bencana kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan BPBD Kabupaten Banyuasin.dan Danrem beserta rombongan, berangkat meninjau Lokasi Posko Lapangan Desa Teluk Betung Kec.Pulau Rimau Kab.Banyuasin.

Red/rill.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button