Berita Daerah

Muhammad Nasir Berniat Membangun Daerah Asalnya

Muba – Prihatin atas apa yang dialami daerah asalnya, Muhammad Nasir, S.Si berniat ingin maju dalam pesta demokrasi Pilkada Musi Banyuasin (Muba) tahun 2024 nanti. Hal tersebut diungkapkan saat diwawancarai beberapa awak media usai menjadi Narasumber HUT Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Ke-75 Tahun bersama Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya di sebuah caffe & resto di kawasan Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Minggu 6 Februari 2022 malam.

Muhammad Nasir Berbincang Akrab Bersama Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya

Ketika ditanyai awak media tentang kabar dirinya bakal maju untuk mencalonkan diri di Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA), Muhammad Nasir membenarkan bahwa dirinya memang mempunyai niat yang baik dan Insya Allah niat yang tulus ini bakal di Ridhoi oleh Allah SWT, ujarnya.

Terus terang menurut Anggota DPRD Banyuasin ini, akhir-akhir ini saya merasa prihatin sebagai putra daerah atas apa yang terjadi di belakangan ini di Muba, saya tidak ingin membahas tentang kepemimpinannya namun saya menyampaikan berdasarkan informasi dari beberapa media lokal maupun nasional dan hasil saya survey dilapangan mengenai kerusakan jalan sangat parah terutama didalam Kecamatan Sungai Keruh dan daerah lainnya.

Masya Allah lanjut Politisi Partai Golkar ini, daerah saya yang terkenal sangat kaya di Sumsel ini begini keadaannya, lalu saya tanya diberapa teman saya yang bekerja di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin mengenai jumlah pasti APBD Muba dan saat itulah saya tahu pasti bahwa APBD MUBA sangat pantastis yakni 4.4 Triliun.

Saya sangat sedih mendengarnya, mengingat APBD MUBA sangat besar kok tidak bisa membangun jalan dengan kualitas bagus dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,”Kalau kedepannya MUBA tidak dipimpin oleh orang yang tepat, kompeten, orang yang memahami tentang tata kelola keuangan dan orang yang mempunyai etikad baik untuk membangun MUBA kedapannya,” tegas Pria yang mempunyai segudang prestasi ini.

Kalau orang yang tidak mengerti mengenai tata kelola keuangan dan niatnya hanya untuk memperkaya diri sendiri dan golongannya saya yakin bakal terjadi lagi peristiwa seperti yang baru saja terjadi di MUBA tersebut. Untuk itu saya merasa terpanggil dengan niat yang tulus akan Maju pada Pilkada MUBA tahun 2024 nanti.

Ketika ditanyai awak media mengenai apa yang bakal dilakukan apabila kelak menjadi orang nomor wahid di Bumi Serasan Sekate, Pecinta olahraga Badminton ini mengatakan bahwa berdasarkan info dari teman-teman APBD 4.4 T itu akan saya alokasikan untuk beberapa jenis belanja tentusaja mengacu Peraturan Pemerintah No 71 Tahun 2010 Tentang Standar Akuntansi Pemerintah (SAP).

Kemudian, Peraturan Pemerintah No 58 Tahun 2005 sebagaimana yang sudah diubah Menjadi Peraturan Pemerintah No 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri No 13 Tahun 2006 tentang sebagaimana di ubah Menjadi Peraturan Menteri Dalam Negeri No 21 tahun 2011 Tentang Pedomanan Pengelolaan Keuangan Daerah, jelas Pengusaha muda yang sukses tersebut.

Bahwasanya lanjut Nasir, belanja yang dilakukan oleh Kab MUBA 4.4 T selama ini mungkin terlalu tinggi biaya operasinya, belanja operasikan belanja habis pakai yang pertama adalah belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja subsidi, belanja bunga dan belanja Bansos maka dana habis disitu saja. Sedangkan belanja modal atau belanja untuk pembangunannya sangat kecil sekali.

“Inilah yang menyebabkan ketidakmerataan pembangunan di Bumi Serasan Sekate, itulah membuat saya sedih dan wajar saja kalau pembangunan tidak merata, porsi pembangunannya sedikit bila dibandingkan porsi belanja operasi,”tukasnya.

Sebagai imbasnya kalau anggaran pembangunannya kurang maka pembangunan tidak merata dan biasnya infrastruktur terutama jalan cepat rusak karena kualitasnya kurang. Untuk itu saya terpanggil untuk mengelolah MUBA kedepannya agar lebih baik lagi dan mensejahterakan masyarakat MUBA lebih ditingkatkan, tegasnya.

Muhammad Nasir mengharapkan dukungan dari Masyarakat MUBA dan Ridho dari Allah SWT, bila dirinya menjadi pemimpin di Bumi Serasan Sekate kita alokasikan dana untuk modal pembangunan lebih besar dua kali lipat dari belanja barang dan jasa, belanja pegawai serta belanja-belanja lainnya yang dinilai tidak menyentuh masyarakat banyak.

Kebijakan politik anggaran atau keuangan daerah yang transparan dan akuntabel demi terwujudnya pemerataan pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat Muba 2024, pungkasnya.

Red.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button